Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan pelepasan yang berlangsung di halaman Balai Kota pada Senin (20/4/2026) ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung program Kampung Tematik.
Dari jumlah tersebut, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta mengirimkan 44 mahasiswa yang tergabung dalam KKN Bela Negara Angkatan 84 Periode 1 dengan fokus pada tematik sungai. Dalam seremoni pelepasan, dilakukan pula pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa UPN oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang merupakan alumni S1 Manajemen dan S2 Magister Manajemen UPN “Veteran” Yogyakarta.
Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta tersebut dibagi ke dalam empat kelompok dan ditempatkan di dua wilayah berbeda. Sebanyak dua kelompok dengan total 22 mahasiswa akan mengabdi di Kelurahan Keparakan, Kapanewon Mergangsan, sementara dua kelompok lainnya dengan jumlah yang sama ditempatkan di Kelurahan Pandeyan, Kapanewon Umbulharjo. Penempatan ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sungai secara berkelanjutan melalui pendekatan berbasis masyarakat.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat. Ia menekankan pentingnya kepedulian terhadap isu lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, pengurangan limbah makanan, serta penerapan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, Setyabudi Indartono, menyampaikan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi yang baik agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berkelanjutan.